Rabu, Juni 10, 2009

MENJODOHKAN MURAI BATU

Memilih Calon Indukan

Hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah memilih indukan Jantan dan Betina yang berkualitas. Ukuran tentang kualitas dapat bermacam-macam alasan dan motivasi serta tujuan mengembang-biakan burung tersebut. Tapi sebagai dasar utama pemilihan indukan yang berkualitas adalah melihat dari gen indukan tersebut. Oleh karena itu dapat dipertimbangkan tujuan dan motivasi penangkaran sbb:

Photobucket
Indukan Jantan

Photobucket
Indukan Betina

1. Tujuan Untuk Kompetisi (Lomba) Burung Berkicau.

Cari gen indukan jantan yang punya prospek juara. Biasanya burung yang telah mendapat predikat juara disuatu perlombaan besar merupakan acuan calon indukan yang berkualitas. Walaupun acuan ini tidak mutlak dilakukan, tetapi paling tidak sudah mempunyai modal sebagai indukan yang baik, kendalanya barangkali adalah masalah harganya yang cukup tinggi.

Untuk mengatasi hal tersebut di atas, cari alternatif lain yang relatif lebih mudah. Caranya dengan mencari calon indukan yang mempunyai prospek yang baik, walaupun belum pernah juara atau diperlombakan. Umumnya indukan yang baik adalah yang bertipe suara keras, pintar menirukan suara burung lain, mempunyai tonjolan-tonjolan suara yang khas, misalnya tembakan-tembakan, ngerol dan variasi suara. Serta performa dan penampilan yang baik saat membawakan irama lagu. (Mengenai ciri-ciri burung yang berkualitas dan mempunyai prospek juara akan dibahas dalam artikel terpisah).

Setelah menentukan indukan Jantan, langkah selanjutnya adalah mencari indukan Betina yang berkualitas. Ciri-ciri fisiknya kurang lebih sama dengan indukan Jantan. Indukan Betina juga harus dicari yang suaranya merdu dan berpostur baik, mempunyai ekor yang cukup panjang untuk ukuran murai batu betina. Burung yang akan dijodohkan sebaiknya hewan yang dari sub-spesies yang sama. Ini jauh lebih sulit lagi, karena jarang sekali diperdagangkan indukan murai batu betina yang baik. Mayoritas pedagang menjual murai batu berjenis kelamin Jantan. Alternatif yang termudah dengan mendatangi rumah-rumah penangkaran murai batu dan memesannya terlebih dahulu (cara ini biasanya lama di dapat, karena pemesannya juga banyak).

2. Tujuan Untuk Sekedar Menangkarkan Saja.

Cara ini biasanya dilakukan oleh para hobbies, karena pertimbangan melestarikan kelangsungan hidup murai batu saja. Jenis yang ditangkarkan murai batu dari sub-spesies apa saja.

Mempersiapkan Penjodohan

Setelah dipilih calon-calon indukan yang baik, langkah pertama adalah dengan memperkenalkan suara/kicauan indukan Jantan dan indukan Betina terlebih dahulu. Caranya dengan menempatkan kedua burung tersebut dalam sangkar gantung yang terpisah. Usahakan berada dalam satu area agar suara/kicauan mereka dapat saling terdengar. Usahakan satu sama lain tidak diperlihatkan terlebih dahulu. Disini fungsi kain penutup sangkar (kerodong) berperan. Setelah terjadi saling sahutan, biarkan sampai irama kicauan mereka seirama. (biasanya diperlukan waktu sekitar 2 sampai 3 hari, tetapi ini juga tidak mutlak, tergantung kondisi dilapangan). Dalam kondisi ini dianjurkan untuk memberian pakan hidup dan nutrisi yang cukup agar burung mencapai puncak birahi, sehingga mempermudah proses penjodohan. (Mengenai pakan hidup dan nutrisi akan dibahas dalam artikel terpisah).

Photobucket
Proses Penjodohan-Foto taken by David's collection

Setelah ada keseimbangan irama kicauan diantara mereka, pertemukan mereka dengan tahapan gradual sbb:
a. Buka masing-masing kerodong dengan jarak antara kedua sangkar berjauhan + 4 meter. Jangan terburu-buru untuk langsung mempertemukan mereka. Karena indukan Jantan dapat menyerang bahkan dapat membunuh indukan Betina. Kegiatan menjodohkan ini akan berlangsung berhari-hari, bahkan dalam hitungan minggu.
b. Setelah proses ini berjalan dengan baik dan terjadi kemajuan satu sama lain, tempatkan sangkar lebih dekat lagi. Misalnya persempit jarak sangkar mereka menjadi 1 meter – 2 meter. Biasanya kalo kedua burung sudah saling cocok, Individu Jantan akan memperlihatkan bahasa tubuh, seperti mengibas-kibaskan ekornya dan menampilkan suara yang merdu untuk menarik perhatian individu betina.
c. Jika reaksi indukan betina hanya berdiam diri di atas tangkringan saja, itu menandakan ia belum siap untuk kawin. Proses ini membutuhkan kesabaran.
d. Jika reaksi indukan betina mengambil posisi membungkuk dan melebarkan kedua sayapnya, itu menandakan is sudah benar-benar siap untuk kawin.
e. Jika keadaan seperti point d di atas, segera masukkan kedua indukan dalam kandang penangkaran yang besar. Keluarkan betina dari dalam sangkar, sedangkan indukan Jantan usahakan masih didalam sangkar yang digantung di dalam kandang besar. Biarkan proses penjodohan ini berlanjut sampai indukan Betina benar-benar siap untuk dikawinkan. Biasanya indukan betina akan sering hinggap disekitar sangkar indukan Jantan.
f. Setelah fase penjodohan memperlihatkan kemajuan yang baik, anda tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan indukan Jantan dari sangkar gantung.

Dalam beberapa kejadian, jika burung telah ditempatkan bersama-sama, mereka akan cepat melakukan aktifitas perkawinan. Setelah ini berlangsung, indukan betina akan membangun sarangnya dalam waktu sehari dan akan mulai bertelur pertama kali setelah hari-hari berikutnya. Telur pertama, kedua dan ketiga biasanya merupakan telur yang tidak berproduksi/tidak menetas (infertilitas).

Photobucket
Betina menyusun sarang

Seringkali, jika kedua pasangan memasuki masa reproduksi, perkawinan tidak dilangsungkan secara cepat (tidak terburu-buru), sampai indukan Jantan benar-benar menerima indukan betina setelah terlebih dahulu terjadi proses penjodohan. Indukan Jantan akan tampil atraktif dan bernyanyi merdu di depan indukan Jantan, seolah olah ingin mengatakan bahwa saya seorang gentlemen. Ia juga akan memeriksa kotak sarang. Ia perlu melihat apakah kotak sarangnya akan dapat menjadi tempat yang nyaman. Selanjutnya ia akan masuk ke dalam kotak sarang dan memperhatikan dengan seksama untuk waktu yang lama, kemudian akan berkicau dengan pelan seolah memanggil induk betina dan menyuruhnya masuk ke dalam kotak sarang.

Apabila induk Jantan meninggalkan kotak sarang, induk betina akan memeriksa kenyamananya, tetapi ia jarang keluar dari kotak sarang sebelum sang Jantan benar-benar membangun sarangnya.

Idealnya, burung harus membangun sarangnya beberapa hari setelah saling mengenal. Biasanya induk Jantan yang mulai menyusun sarang. Setelah separuh dari sarang terkumpul, induk betina akan segera keluar sarang dan mulai menyelesaikan sarangnya.

Biasanya, setelah 2 hari berlangsung sarang akan selesai dan induk betina akan beristirahat. Setelah kurang lebih 4 hari, induk betina akan mulai bertelur. Dalam sehari ia akan bertelur sekali. Jumlah telur yang akan dierami 3 dampai 4 telur. Bahkan ada yang sampai berjumlah 5 telur. Saat jumlah telur sudah mencapai 3 butir, induk betina biasanya sudah mulai melakukan pengeraman.

65 komentar:

  1. bagaimana ngasih makannya dengan tangan atau di tempat atau dilepas saya bingung nanti jantannya matuk matuk betina belum birahi dan saya mau ternak burung murai batu kepala putih sama burung murai batu kepala hitam bisakan

    BalasHapus
    Balasan
    1. HARGA TERBARU MURAI BATU MEDAN ( AGUS ILHAM )
      Menjual Anakan Murai Batu Medan Hasil Tangkaran (Trotol) BERSERTIFIKAT ASLI hasil tangkaran kuwalitas terjamin pakai ring/gelang.

      - Melayani pembelian murai batu medan 1 pasang (Jantan Betina) dengan harga bervariasi.
      - Melayani pembelian murai batu medan betina siap tangkar.dengan harga mulai dari 1,45jtan.
      - Bagi yang suka aduan kita juga menjual burung siap tarung dengan harga bervariasi tergantung dari kuwalitas dan indukan.
      - Melayani pembelian per sarang atau 1 sarang dengan harga @1jtan/ekor posisi burung masih lolohan / sudah nangkring.

      Kondisi burung sehat wal'afiat tidak ada cacat,kaki hitam,indukan seleksi jawara.

      Bagi yang berminat bisa pesan langsung Hub: AGUS ILHAM (Penangkaran Murai Batu Medan) == 082322694647 (Telkomsel), Hp stanby Gan...!!! (Jika tidak diangkat bisa meninggalkan sms dan nanti kita akan balas)

      Atau
      Datang langsung ke alamat : Jl.PANUNDAAN II No.D12 RT001/RW005 Kel.PENUNDAAN, Kec.CIWIDEY BANDUNG. ( Kalau mau kerumah tlpn / sms dulu gan takutnya saya tidak dirumah ).

      SETIAP PEMBELIAN BURUNG AKAN MENDAPATKAN SERTIFIKAT ASLI DARI PENANGKARAN.


      ______________________________________________________

      * MURAI BATU MEDAN JANTAN

      GOLONGAN UMUR HARGA ( IDR ) KONDISI KETERANGAN

      I 3 Minggu s/d 5 Minggu 1,250.000,00 Masih ngeloloh/nyuap ( kroto+voer basah) Bagus.

      II 6 Minggu s/d 9 Minggu 1.300.000,00 Baru bisa makan sendiri ( Kroto Voer basah + Jangkrik ) Bagus.

      III 10 Minggu s/d 12 Minggu 1.350.000,00 Sudah bisa makan sendiri aman pertama ( voer Kering + Kroto + Jangkrik) Bagus.

      IV 13 Minggu s/d 16 Minngu 1.500.000,00 Sudah makan sendiri aman kedua ( voer total + Kroto + Jangkrik ) Bagus.



      * MURAI BATU MEDAN BETINA

      GOLONGAN UMUR HARGA ( IDR ) KONDISI KETERANGAN

      I 3 Minggu s/d 5 Minggu 1.100.000,00 Masih ngeloloh/nyuap ( kroto+voer basah) Bagus.


      II 6 Minggu s/d 9 Minggu 1.150.000,00 Baru bisa makan sendiri ( Kroto + Voer basah + Jangkrik ) Bagus.

      III 10 Minggu s/d 12 Minggu 1.200.000,00 Sudah bisa makan sendiri aman pertama ( Voer kering + Kroto + Jangkrik ) Bagus.

      IV 13 Minggu s/d 16 Minngu 1.350.000,00 sudah makan aman kedua ( Voer total + Kroto + Jangkrik ) Bagus.



      * MURAI BATU MEDAN SEPASANG ( JANTAN BETINA )

      GOLONGAN UMUR HARGA ( IDR ) KONDISI KETERANGAN

      I 3 Minggu s/d 5 Minggu 1.900.000,00 Masih ngeloloh/nyuap ( Kroto + Voer basah) Bagus.

      II 6 Minggu s/d 9 Minggu 2.300.000,00 Baru bisa makan sendiri ( Kroto + Voer basah + Jangkrik ) Bagus.

      III 10 Minggu s/d 12 Minggu 2.500.000,00 Sudah bisa makan aman pertama ( Voer Kering + Kroto + Jangkrik ) Bagus.

      IV 13 Minggu s/d 16 Minngu 2.650.000,00 Sudah makan aman kedua ( Voer total + Kroto + Jangkrik ) Bagus.


      ** Harga Sewaktu-Waktu dapat berubah dilihat dari kondisi burung.

      Hapus
  2. Ngasih pakannya ya ditempat pakan dong mas, jika masih dalam tahap penjajagan untuk dijodohkan letak pakan biasanya sudah ada dalam sangkar gantung. Jangan cepat-cepat memadukan yang Jantan dengan yang Betina terlebih dahulu, meski ada reaksi dari kedua belah pihak. Disini dibutuhkan kesabaran dari kita. Jangan tergesa-gesa.

    Kalo ada indikasi sudah benar-benar berjodoh, anda dapat memindahkan kedua indukan tersebut dalam sangkar yang lebih besar.

    BalasHapus
  3. Kalau tidak jodoh
    betinanya hanya berdiam diri di tangkringan
    sekarang cirinya jantan yang belum siap dijodohkan
    bagaimana ?
    Tolong dikomentari yo. trimakasih.

    BalasHapus
  4. Maaf baru dijawab.
    Ciri jantan tidak jodoh untuk MB tipe agresif, biasanya ia akan fight MB Betina dengan lengkingan suara yang tidak berhenti (apabila didekatkan). Untuk MB yang tidak agresif biasanya tetap cuek aja dan sesekali ngejeruji ke arah MB Betina. Demikian penjelasan singkat saya. Semoga berguna.

    BalasHapus
  5. salam, saya penggemar burung murai, sudah lebih 3x saya mencoba menjodohkan murai batu belum berhasil juga, mohon penjelasan untuk ukuran kandanyya mas warno ya? terima kasih. wassalam muklis Aceh.

    BalasHapus
  6. Sebetulnya saya sudah menjelaskan secara lengkap mengenai ini, anda bisa baca kembali thread (tulisan saya yang lain di blog ini yang berjudul persiapan menghadapi perkembang-biakan MB), mungkin disana anda dapat menemukan yang anda maksud. Terima kasih.

    BalasHapus
  7. mantap bro saya dapat referensi soko blog iki.
    soalnya aku juga mau coba ternak burung murai batu
    dan saya saat ini lagie ternak jangkrik sebagai umpannya.
    http://greendaun.blog.com

    BalasHapus
  8. Suatu usaha yang mulia mas solo balapan & Breeding merupanan satu cara menjaga kelestarian Alam. Semoga berhasil.

    BalasHapus
  9. untuk ukuran kandangnya biasanya berapa kali berapa????zus dirumah q banyak kucing,berpengaruh gak pada proses perkembang biakanya...thank'sss

    BalasHapus
  10. Untuk ukuran kandang anda bisa membaca di thread persiapan menghadapi perkembangbiakan murai batu. Sebaiknya jauhkan binatang predator semacam kucing, karena dapat membuat MB anda stres yang akan berdampak secara psikologis terhadap perkembang-biakan burung tersebut.

    BalasHapus
  11. Salam knal Pak,aq Kresno wong Tegal,skrg lg coba trnak spsang muray batu(gak tau medan/Lmpung/lainnya)anakan pertama skrng usia 2 bln.mo tanya:-apa benar klo suhu udara trlalu panas telor gak bs netes?,utk mngatasinya sy gunakan Paranet diatas atap kndang.smoga ntar netes.jelasin ya Pak...thx.

    BalasHapus
  12. O,iya Pak,ini email sy:mike_sukresno@yahoo.com,almt facebook sy:Sukresno Yudo Yuwono.
    Saya tinggal di depan Stadion Yos sudarso,Jl.Melati,no 36.Brngkali klo pulang kmpung mo maen Pak.

    BalasHapus
  13. Sebelumnya salam kenal, pak.

    Benar pak, suhu udara (temperatur) atau intensitas cahaya untuk menetaskan telur burung (dalam hal ini MB), temperaturnya tidak boleh berubah-ubah. Harus tetap pada kisaran 23,9°C sampai 25°C dengan kelembaban tertentu. Jika suhu atau temperatur berubah extrem akan membuat telur tidak bisa menetas, dikarenakan kondisi stres panas. Oleh karena itu pemberikan Parinet seperti yang bapak lakukan sangat tepat, karena dapat mengontrol panas, kelembaban dan intensitas cahaya yang masuk.

    Sebaliknya jika suhu udara atau temperatur udara dingin, sebaiknya gunakan lampu (bohlam) agar suhu dalam tempat eraman telur menjadi terkontrol.

    Demikian penjelasan saya yang singkat pak, semoga dapat membantu.

    NB: Saya tinggal di Randugunting Jl. Puter Pak.

    BalasHapus
  14. Salam kenal mas...
    Blognya sangat membantu, saya ingin ternak murai batu medan khususnya. Ada info atau mas sendiri jual murai yang sudah pasangan atau sudah produktif?
    Thx
    Anzone

    BalasHapus
  15. Salam kenal Pak,apakah bisa burung murai batu jantan dikawinkan dengan burung kacer betina? kemudian,berapa ukuran kandang yg pas untuk beternak?trims

    BalasHapus
  16. To Anyzone: Saya tidak punya murai batu produktif yang dijual.

    To UFO: Menjodohkan Murai Batu dari spesies yang berbeda saja sudah sangat sulit, pak. Apalagi dengan kacer. Kalo bicara kemungkinan prosentasenya mungkin 0 %. Ukuran kandang penjodohan variatif pak. Tetapi sebaiknya disesuaikan dengan ruangan atau lahan yang anda punya. Untuk topik ini saya sudah menjelaskan di thread bertitel: Persiapan menghadapi perkembangan MB. Demikian semoga dapat membantu.

    BalasHapus
  17. salam kenal pak kebetulan sekarang saya sedang mencoba menangkarkan muraybatu.tetapi sampai sekarang kok beluum menunjukkan hasil y?
    padahal burung tersebut sekarang sudah tidak berantem seperti dulu saat saya masukkan kedalam kandang penangkaran pertama kali.saat berantem dulu saya pisahkan kembali ke2 burung tsb dan melakukan penjodohan ulang hingga saat ini pejantannya sudah tidak nyerang betinanya lg,tp kok blum mau kawin dan menghasilkan?
    saat saya masukkan kembali kekandang penangkaran pejantannya mbrodol(ganti bulu)apakah berpengaruh sehingga jantannya tidak mau mengawini betinanya?mohon bantuannya pak dengan sangat.terima kasih.
    salam.desma

    BalasHapus
  18. Ada banyak faktor kenapa MB yang ditangkarkan tidak berproduksi atau tidak berjodoh. Tetapi dalam kasus yang anda hadapi ada 2 kemungkinan penyebabnya, yaitu:

    1. Mengingat burung tersebut pernah fight satu sama lainnya, kemungkinan penyebabnya adalah ada salah satu burung yang drop (down) mentalnya sehingga proses penjodohan menjadi terganggu. Saran saya: coba cari/ganti pasangan MB tersebut.

    2. Masa birahi antara MB Jantan dan MB Betina tidak terjadi pada saat bersamaan. Secara genetik kondisi ini maklum terjadi, karena perbedaan masa birahi. Untuk MB Betina masa birahi secara periodik akan dialami setiap bulan, sedangkan untuk MB Jantan masa birahinya tidak tentu. Saran saya: (Ini dibutuhkan skill & waktu) Kontrol asupan makanan berprotein tinggi pada kedua burung tersebut. Lazimnya untuk para penangkar di tanah air, kandungan protein yang dimaksud adalah pemberian asupan jangkrik dengan tingkat perbandingan tertentu setiap harinya. Misalnya 4:1 , 8:2, 12: 3 dst. (4 ekor untuk MB Jantan: 1 ekor MB Betina, dst). Cari settingan yang tepat sesuai dengan kebutuhan burung anda. NB: Pemberian jangkrik pagi & sore.

    Coba anda observasi sekali lagi terhadap MB anda.

    BalasHapus
  19. salam kenal mas suwarno..saya mau tanya. untuk penangkaran MB baiknya lantai kandang itu tanah atau semen??
    mohon petunjuknya..
    saya baru mau mulai untuk ternak MB..thx

    BalasHapus
  20. Kalo lahan di rumah makocraz tersedia lantai dari tanah itu akan menguntungkan. Saya merekomendasikan lantai agar sebaiknya dari tanah, tetapi harus diperhatikan apakah disekitar rumah anda ada koloni semut. Kalo ada usahakan berantas dahulu semutnya, agar tidak mengganggu MB dan pakannya kelak.

    BalasHapus
  21. saya lihat profilnya, om tinggal di duren tiga jakarta y. saya dipasar minggu om. mo sharing2 boleh kan? tolong alamatnya lengkap om.

    BalasHapus
  22. zob mo tnya ni
    indukan silang yg aq coba
    pejantan lampung
    betina nias
    gmn yaaa????
    dan in uda brjalan uda jodo tinggal nunggu hasilnya
    cuma aq pngin tau lbih jlaz dr hasil silangan aq

    BalasHapus
  23. Tidak masalah menjodohkan MB dari jenis yang berbeda, asal saja mau berjodoh. Masalah keturunan atau hereditas-nya biasanya secara fisiologis untuk F-1 lebih mengikuti gen indukan betina-nya, jika pasangan MB tersebut tetap dipertahankan sebagai indukan, suatu saat dalam ketururan F-2 dst, gentik anakan dapat mengikuti gen indukan jantan.

    NB: Untuk pasangan indukan pertama, tidak jarang yang kualitas telurnya infertil (atau tidak subur & tidak menetas), kondisi ini wajar.

    BalasHapus
  24. salam kenal pak bagi resepnya dunk pak ni aku m belajar ternak burung murai langkah pertama yang aya lakukan apa pak,,,,,

    BalasHapus
  25. maaf ni pak, klo menjodohkan MB dari anakan dan itu sodara sekandung kira-kkira prosentase kecocokan dan kualitas hasil anakannya bagaimana ya? makasih.

    BalasHapus
  26. @bimo Lavida: Langkah pertama, Sediakan lahan & Indukan Yang Berkualitas

    @anonim: Prosentasi kecocokan bisa dibilang 100 %, sedangkan kualitas anaknya ya tergantung gen & hereditas indukannya. Jika kedua indukan tersebut bagus, saya jamin hasilnya pasti bagus.

    BalasHapus
  27. pak suwarno, saya tetarik penangkaran murai batu,, ada indukan murai batu gak,, klo sejodoh berapa,, penangkaran di sekitar brebes ada gak ya pak,,,thanks

    BalasHapus
  28. Awan Setoihadi

    salam kenal, pak saya sekarang sedang mencoba menangkarkan burung murai batu, tetapi saya terkendala dengan adanya tikus. katanya bila ada tikus maka burung tidak akan kawin, pap benar seperti itu???terus bagai mana cara penanganannya??

    BalasHapus
  29. @Anonim di Brebes: Saya tidak jual indukan Murai Batu Pak. Penangkaran di Brebes saya kurang tahu, tetapi kalo di Tegal Saya tahu. Coba hubungi Pak Sukresno Yudo, alamat sbb:
    Jl.Melati No.36 Rt 07/Rw V . Kejambon . Tegal 52124, email: mike_sukresno@yahoo.com
    (Tidak jauh dari Stadion Slerok)

    @Awan Setiohadi: Salah satu yang menyebabkan murai tidak mau produksi adalah adanya gangguan. baik dari suara-suara yang "noisy" ataupun hewan predator, karena akan membuat Murai menjadi stress.
    Cara menanganinya: berantas dahulu Tikus yang ada di sekitar rumah anda. Terima kasih.

    BalasHapus
  30. semoga sukses untuk konservasi satwa
    santosa semarang

    BalasHapus
  31. Salam kenal mas. Saya baru beli MB Medan jantan kondisinya sangat gacor, mental bagus, sisik dikaki cukup tebal. Mau saya jodohkan dengan MB betina, umur 2 tahun, posisi betina sudah didalam kandang penangkaran. Pada waktu saya beli MB jantan, kondisi betina sedang birahi. Saya letakkan sangkat jantan sekitar 5 meter dari kandang penangkaran. Pada waktu itu jantan langsung berkicau terus menerus. Keesokan hari saya semakin mendekatkan sangkat jantan ke kandang penangkaran. Betina berusaha mendekati sangkat jantan, jantan masih berkicau namun tidak seagresif hari sebelumnya, tapi jantan cuek saja terhadap reaksi betina. Dua hari kemudian saya tempatkan sangkar jantan di dalam kandang penangkaran, betina agresif mendekati sangkar jantan, sementara jantan tetap cuek saja. 2 hari kemudian saya coba lepas jantan ke dalam kandang penangkaran. Setelah jantan didalam kandang penangkaran, jantan tetap cuek, tapi betina terkesan menghindar dari si jantan. Pakan yang saya berikan kroto, jangkrik sekitar 10 ekor masing-masing dan ulat bambu masing-masing 3 ekor. Mohon penjelasan agar penjodohan dapat berhasil. Terima kasih

    BalasHapus
  32. Salah satu keberhasilan dalam menangkarkan adalah kecocokan dalam menentukan pasangannya (berjodoh).
    Saran saya: Usahakan kedua burung tersebut berjodoh terlebih dahulu. Setelah berjodoh kedua burung tersebut dikawinkan, dengan syarat-syarat sbb:
    1. Keduanya harus matang secara birahi dalam waktu yang sama. Tidak boleh salah satunya yang birahi, karena hal tersebut akan menghambat proses perkawinan.
    2. Agar terjadi kematangan birahi, burung perlu cukup umur dan ektra fooding (jangkrik, ulat dll) dalam porsi besar, agar hormon terpacu untuk cepat birahi.
    3. Kesabaran dari pihak penangkar sendiri, jangan ngoyo untuk menjodohkan, slowly but sure. Kalo hari ini belum ada proses kawin (mating), jangan patah semangat. Usahakan terus dan terus.

    BalasHapus
  33. Salam Kenal Pak, sy Diki..
    Mau tanya soal alamat penjual indukan murai batu di daerah Jawa Tengah/Jawa Barat dimana ya pak? Karena saya berminat untuk menangkarkan MB.
    Terima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
  34. met malam..mau tanya..saya punya MB medan jantan dan MB lampung (betina)...mereka sudah ke 2nya sama-sama birahi...sudah saya dekatkan sangkarnya selama 1 minggu...dan sudah saya masukan dalam kandang besar (volier) selama satu minggu tapi si betina masih di sangkar kecil..dan jantan saya lepas di kandang besar (volier)...setelah 1 minggu..saya mulai campurkan tapi si jantan sangat agresif dan malah menyerang betina...gimana dong solusinya? apakah memang tidak ato belum jodoh...makasih banyak.....

    BalasHapus
  35. Permisi pk, saya dari sumatera ni. mo nanya. di saat proses perkawinan ampe perkembangan sang anak murai, salah satu induk di pisahin nggaK?

    BalasHapus
  36. mohon info untuk pakan murai batu yang sudah jodoh beserta ekstra fooding nya yg cocok agar burung cepat kawin

    BalasHapus
  37. kalau muray nias sam amedan di jodohkan bagus ga?

    di jual muray nias harga 1juta gacor pejantan
    siap

    BalasHapus
  38. di jual muray nias 1juta pejantan

    BalasHapus
  39. ass.wr.wb
    permisi pak sya dari kalimantan timur sya punya murai batu sudah sering juara,,
    nah sya ingin ternakan pak bisa kah sya minta no hp untuk bimbimngan yg intensif, serta saya juga bingung memilih calon indukan betinanya,,
    mohon di jawab pak...
    trimakasih.

    BalasHapus
  40. @Rick: Saat proses perkawinan dan pengeraman kedua indukan mutlak diperlukan keberadaannya, agar telor menetas dan menghasilkan, tetapi jika telor sudah menetas dan tumbuh bulu jarum pada anak burung tersebut, wajib hukumnya untuk dipisahkan dari kedua indukan tersebut. Ini dilakukan dengan 2 pertimbangan.
    1). Demi produktifitas indukan, agar cepat bertelur lagi, dan
    2). Agar anak burung terhindar dari kematian yang disebabkan oleh indukan jantan.

    Selama pemisahan anak burung tersebut, perkembangan selanjutnya ditentukan oleh kita sebagai breeder. Dari proses meloloh, memberi vitamin sampai perawatan menuju pertumbuhan selanjutnya.


    @Dwi Caem di kalimantan:

    Apakah anda ingin mempensiunkan indukan Juara lebih awal? Saran saya jika usia MB anda masih cukup muda, sebaiknya jadikan dahulu mesin ATM untuk mengumpulkan pundi-pundi uang sebagai modal, tetapi jika anda ingin merelakan untuk dijadikan indukan lebih dini juga tidak apa-apa sih.

    Memilih indukan betina yang bagus jauh lebih sulit dari pada mencari indukan jantan yang bagus. Saran saya tentukan dahulu pilihan anda. Saran saya sebaiknya mencari calon indukan betina lebih dari satu, agar kita dapat memilih mana yang lebih bagus.

    BalasHapus
  41. Saya punya sepasang lovebird,dan bertelor sampai 10 butir,tetapi gak mau netas, kenapa ya...?

    BalasHapus
  42. maaf pak saya mau terjun ke ternak murai batu tapi ada satu yang saya tanyakan, misalkan pada indukkan salah satu atau keduanya sedang mengalami mabung perawatannya apa sama dengan burung kicau sewajarnya atau ada penangganan khusus untuk para indukkan pada saat mabung apa perlu di pindah ke sangkar gantung atau disendirikan pisah dengan pasangannya atau gimana mohon petunjuknya.
    terima kasih.
    salam
    dwie

    BalasHapus
  43. @Bike dwi: Mau terjun berarti belum menjadi peternak ya. Perawatan indukan mabung sama saja dengan perawatan pada burung biasa. Tidak perlu memindahkan burung ke sangkar tertentu. Yang berbeda barangkali pada asupan nutrisinya saja.

    BalasHapus
  44. Slam kenal mas, langsung aja begini sudah 2x gagal mengembang kan anak MB baru umur 1 minggu mati, yg sy mau tanyakan?
    - umur berapa anakan/bayi MB di pisah dari indukan kedua nya.
    - Pakan yg baik untuk anakan MB setelah di sapih?
    mhon pentunjuknya mas....
    mkasih
    Sofyan

    BalasHapus
  45. mohon bantuan untuk cara pemberian ef/makan sehari2 murai batu padahal da 3 bln dikandang ternak kok gak bertelur2 ya.
    setiap hari jangkrik 30ekor sehari masih ada sisanya
    kroto 1cepuk tanggung
    UH setengah sendok makan
    UK 2 sendok makan
    cacing 3hari sekali 3 ekor
    mohon bantuannya supaya cepat produksi
    terima kasih.

    BalasHapus
  46. hallo bos. saya dari purbalingga. saya punya murai, udah bertelur dan netas tp mati trus kandangnya saya pindah ke kandang laen. lah sampe 2 bln ni blom mau berteelur lg. kenapa ya, kira2

    BalasHapus
  47. Salam Kenal Mas Suwarno .
    Saya Andri di Kalimantan Timur .
    Saya ingin menangkarkan Murai Batu saya .
    Tapi masih banyak sekali tehnik2 & tips yg belum saya tau, kalau boleh saya minta tolong untuk diberikan bantuan (bimbingan) .
    jika berkenan tolong hubungi saya di nomor flexi saya 0542-5637344 .
    cukup dengan sms saja mas, nanti saya yg telepon mas Suwarno .
    thanks before mas .

    BalasHapus
  48. Cari burung dijual, kenari, murai batu, lovebird, dan hewan peliharaan lainya kunjungi teleponsemarang.com
    SUBMIT IKLAN Gratis list lapak anda juga tersusun rapi.

    BalasHapus
  49. Assalamu 'alaikum
    salam kenal mas
    Langsung saja mau tanya apakah MB jantan perlu dipisah saat telor sudah menetas untuk menjaga agar Piyik tidak dibuang

    Makasih atas jawabannya

    Kikim gresik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Assalamu 'alaikum

      Maaf pak mau tanya lagi masalah murai Batu
      Gimana cara mengambil anakan MB yang diasuh indukan yang sudah berumur lebih dari 1 bulan

      Makasih atas jawabanya

      Wassalam

      Kikim Gresik

      Hapus
  50. Tergantung watak dan karakter MB Jantan tersebut. Kalo MB Jantan sangat agresif lebih baik dipisahkan dulu sementara waktu untuk menjaga segala kemungkinan dapat terjadi.

    BalasHapus
  51. Maaf saya rendro di jogja, sudah punya 3 pasang mb, sepasang sudah produksi yang satu pernah bertelur dan dibuang sekarang belum berproduksilagi, sedang yang sepasang baru datang 3bulan di rumah, ketika datang sedang dorong ekor dan sudah full 22 cm tapi lepas lagi ekornya dan baru mulai dorong ekor lagi. Kira-kira apa penyebabnya serta solusinya. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penyebabnya bisa bermacam-macam pak rendro. Bisa karena perangai burung sendiri yang tidak mau diam atau mencabuti bulunya sendiri. atau sebab lain karena faktor nutrisi. Kalo bisa tolong di sharing tentang hal ini dulu biar dagnosanya tidak salah.

      Hapus
  52. solusinya dijual mas terus beli lagi yg lebih bagus.

    BalasHapus
  53. Assalamu 'alaikum

    Maaf pak mau tanya masalah Murai Batu
    Gimana cara mengambil anakan MB yang diasuh indukan yang berumur 1 bulan karena keliatan anakan agak liar

    Makasih atas jawabanya

    Kikim Gresik

    BalasHapus
  54. Salam kenal mas, saya andi dari Tulungagung
    minta sarannya mas, MB betina saya sudah skitar 2kali mabung dan
    skrg sudah sangat birai [membungkuk dan ngleper2 klo di dktkan MB jantan]dan MB jantan skitar 2kali mabung jg, cuma sangat agresif kmarin saya coba jadikan satu tetapi saya takut krn MB jantan lsg menyerang dan sempat mematuk utk kawin meski yg betina sudah dlm posisi ngleper dan membungkuk. Mohon sarannya..apakah tdk masalah kl saya coba lg utk jadikan satu?

    Matur suwun jawabannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Andi. Jangan terlalu terburu-buru. Butuh adaptasi agar Jantan tidak fight Betina. Kalo tidak sabar dikuatirkan betina akan jadi korban. Pastikan emosi Jantan benar-benar mengarah ke birahi, bukan kemarahan. Jika emosi jantan sudah terkendali, dengan ciri tidak banyak bergerak nge-fight. Boleh jantan disatukan dengan betina. Biasanya dalam kondisi seperti ini, jantan lebih mendekati jeruji disisi betina berada.

      Hapus
  55. Om mau Nanya nih,saya ada 1psg mb&itu jg sdh jodoh skr sdh menghuni kandang permanen.umur mb jantan kira2 5 th&mb betina 2th....mungkin Dr umur sdh sangat siap....cmn Kpn ya om jantan kok kurang mau ngrayu betina&kl siang jantan sering sekali tidur di dlm Glodok.apa yg mesti saya lakukan ya om supaya jantan rada agresif/mau ngrayu betina(apa perlu di pisah dulu supaya jantan birahi/di biarin ttp di kandang om)tolong masukannya om...buat pemula seperti saya ini,terima kasih sblm nya.

    BalasHapus
  56. pagi pak, sy agus dari bali, umur berapa murai bisa dijodohka ?? tks

    BalasHapus
  57. Sebaiknya dan Idealnya umur 2 tahun ke atas pak. Malahan untuk Murai prestasi nunggu sampai pensiun dulu baru masuk kandang ternak.

    BalasHapus
  58. murai sy murai medan kata yg jual, yg betina warna bulunya hampir sama dgn yg jantan pak, apakah memang ada warna betina yg gitu ??? yg sy tau beda sekali warnanya, yg betina hitam kusam bulu yg betina....mohon infonya....tks

    BalasHapus
  59. Om sy andi dari Tulungagung, saran om tgl 10 agustus sdh sy praktekkan setelh MB jantan tdk nge-fight keduanya sy satukan, cuma mslhnya skrg setelah 2 hari sy satukan sy blm melihat adanya perkawinan bahkan pejantannya cenderung kalah dgn betinanya,padahal betina sdh siap kawin [ngleper2 dan merunduk bila didekati yg jantan] Mohon sarannya om, apa perlu sy pisah lg atao perlu suplemen utk menmbah birahi pejantannya?
    matur suwun jawabannya.

    BalasHapus
  60. bapak menjual anakan murai?jenisnya pa aja pak?harga?trims bnyk

    BalasHapus
  61. sama seperti mas agus suparta MB betina saya setelah ngurak kok warnanya seperti jantan apa ada yg seperti itu n sdh sy jodohkan sama baru ngurak apakah pengaruh dengan birahi padahal uda tidak bertengkar.trims

    BalasHapus